by

Bakar Ban Tengah Jalan, Mahasiswa Sampaikan Lima Tuntutan

LINGGAUMETROPOLIS.COM– Aliansi Mahasiswa Kota Lubuklinggau ( HMI fan KAMMI) , menggelar unjukrasa di simpang RCA Lampu Merah Kota Lubuklinggau, Jumat (24/5/2019) sekitar pukul 15.00 WIB.

Dalam selebaran yang dibagikan, aliansi mahasiwwa Lubuklinggau menyampaikan lima tuntutan.

Salah satu kordinator aksi Riki Aji Pambudi dalam orasinya menyampaikan lima tuntutan tersebut,pertama, mengecam tindakan refresif aparat keamanan Negara, kedua, Meminta TNI dan Polri menjaga kondusifitas keamanan Negara.

Ketiga. Meminta Kapolri dan Menkopohulkam mengundurkan diri karena tidak mampu menjaga stabilitas Politik Hukum dan Keamanan Negara.
Keempat, Mengecam aparat untuk tidak mencegah masyarakat yang hendak ikut turun aksi damai menuntut kedaulatan rakyat.

Kelima, menyesalkan tindakan Pemerintah terkait penyampaian informasi melalui media sosial karena bertentangan dengan Undang-Undang nomor 39 tahun 1999.

Massa meminta kepada aparat penegak hukum untuk memberikan jaminan perlindungan dan kepastian hukum bagi setiap warga negara yang ingin menyampaikan pendapat di muka umum. Dan yang terakhir mereka menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan damai dalam menyampaikan aspirasinya jangan mudah diprovokasi.

Aksi demo ini dijaga ketat oleh pihak kepolisan, dan aksi ini membuat keadaan lalulintas terganggu. bahkan kendaraan dari arah pasar menuju arah simpang periuk harus dialihkan dan memutar arah ke arah Megang , karena mahasiswa juga melakukan aksi bakar ban ditengah jalan.

Wakapolres Lubuklinggau Kompol Zulkarnain pada kesempatan, langsung menaggapi aksi para mahasiswa tersebut dengan turut menaiki mobil pick up dan memberikan penjelasannya kepada para Aliansi Mahasiswa Kota Lubuklinggau.

“Ya kami Kepolisian menyampaikan secara langsung terkait kejadian di Jakarta, yang pada intinya kegiatan pengamanan dilakukan dari pagi sampai malam, kemudian pada pengunjuk rasa ada mobil yang dibakar, dan bahkan polisi di lempari dengan menggunakan batu,”kata Wakapolres saat memberikan penjelasannya kepada Mahasiswa.

Dilanjutkan Kompol Zulkarnain Melalui protap yang ada petugas Kepolisian memberikan peringatan, sehingga terjadilah kejadian pada aksi di Jakarta tersebut.

“Semua kejadian tersebut saat ini sudah ditangani oleh Mabes Polri dan kita percayaikan pada petinggi-petinggi disana,”terangnya.

Ia juga menegaskan jika ia selaku pihak Kepolisian mengucapkan terima kasih atas kritikan para adek-adek Mahasiswa dan nanti kritikan adek-adek akan ia sampaikan ke atasannya.

“Kami mengajak adek-adek untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat, saya mengajak adek mahasiswa untuk sholat Asar bersama,”tutupnya.

Kemudian para mahasiswa setelah mendengarkan penjelasan dari Wakapolres, perlahan membubarkan diri dan menuju masjid untuk sholat Ashar bersama.(TIM)

Comment

News Feed