by

Baru Satu Tahun Dibangun Irigasi ‘RP 3 M’ Sudah Ambruk

MURATARA | LINGGAUMETROPOLIS.COM —Terkait pelaksanaan proyek pembangunan irigasi di Desa Bukit Langkap, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musirawas Utara (Muratara), Provensi Sumatera selatan, yang dianggarkan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Muratara tahun 2018, sekitar Rp 3 milyar. Tanpa PPTK atau Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan, Hal ini diungkapan oleh PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) Indra, Sabtu (20/7/2019).

Dijelaskan PPK, persoalan pada proyek irigasi semua sudah dikerjakan sesuai standarnya. Lanjut dia, kerusakan irigasi yang dibangun tahun kemarin itu yang berakibat jebol sekitar 1 meter, dikarenakan bangunan tersebut dikerjakan manusia dan itu sudah biasa, dan saat ini pihaknya tengah memperbaiki kerusakan pada bangunan tersebut.

“Untuk, pelaksanaan proyek irigasi itu tanpa PPTK”. Akui PPK, sedangkan untuk volume panjang bangunan irigasi di Desa Bukit Langkap, dia beralasan sudah lupa.

Informasi dihimpun, proyek yang dimenangkan oleh Perusahaan PT. Bumi Putrid Silampari, pelaksanaan rencana awal seharusnya dibangun bukan ditempat saat ini. Melainan peningkatan pembangunan irigasi Dam Bukit Ulu, begitu juga dengan pelaksanaan saat dimulainya pembangunan itu tidak pernah melibatkan warga atau petani setempat, untuk membicarakan mana skala prioritas bangunan irigasi itu diletakkan.

Dihari yang sama, Direktur utama PT. Bumi Putri Silampari, Hermansyah Masyaris, yang terhubung melalui sambungan ponselnya dinomor. 08117307××× mengatakan, PT. Bumi Putri Silamari, dalam Proyek Irgasi di Muratara, sesuai Surat Pernyataan sudah saya kuasai kepada peminjamnya, yaitu “Yamin”. Dirinya sangat berharap, kepada kuasa PT tersebut untuk secepatnya menyikapi hal ini, agar persoalan tersebut tidak mencuat keatas..?.

“PT.Bumi Putri Silampari, sudah saya kuasakan dan persoalan tersebut tangunggjawab kuasa Direktur,” kata, Hermansyah Masyaris. (Tim)

Comment

News Feed