by

Dua Beradik Kompak Bunuh Medi Karena Dendam

LINGGAUMETROPOLIS.COM– Dalam 1 X 24 Jam Dua kakak beradik tersangka pembunuhan Medi Diansyah (21) warga Tanjung Beringin RT 01 Kelurahan Pasar Tebing Tinggi Kecamatan Tebing Tinggi yang tewas dengan luka tusuk sebanyak 10 lubang, dalam 1×24 jam dapat diringkus tim Macan Linggau. Selasa (6/8/2019).

Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono mengatakan tim macam Satreskrim Polres Lubuklinggau telah berhasil menangkap pelaku pembunuhan yang merupakan kakak adik yakni Cingcong (23) dan Yansyah (30) di kebun Dusun Merantau Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu, sekitar pukul 22.00 WIB.

Kedua Kakak Beradik tersebut merupakan warga Jl Irian Kelurahan Jawa Kanan SS Kecamatan Lubuklinggau Timur II.

“Keduanya berhasil ditangkap setelah tim mendapatkan informasi bahwa kedua pelaku berada di dusun Merantau, tim langsung bergerak hingga akhirnya kedua pelaku berhasil ditangkap.”

Dari tangan kedua pelaku tim berhasil mengamankan barang bukti (bb) pisau, celurit dan sarung pisau.

Dikatakan Kapolres untuk motif keduanya melakukan pembunuhan terhadap korban, awalnya selisih paham antara Cingcong dengan korban di Pasar Mambo.

Dan dua Jam sebelum kejadian, terjadi selisih paham antara Cingcong dengan teman korban Medi, yakni Khaidir Saputra (18) gara-gara Cingcong tidak suka dengan Khaidir Saputra melotot dan sinis padanya.

Kemudian Khaidir pergi, akan tetapi tidak lama kemudian datang Khaidir bersama dengan Medi dan Oka, saat itu juga Cingcong langsung kabur ke arah jawa Kanan SS.

“Ternyata Cingcong disana bertemu dengan  Yansah, Limin dan Adok (Buron), lalu keempat sekitar pukul 02.00 WIB, mencari Medi di dekat jembatan penyeberangan didepan rumah Sakit Sobirin,”kata Kapolres.

Lalu Lanjut Kapolres, tersangka Cingcong langsung mengeluarkan clurit, sementara Yansah mengeluarkan pisau, melihat itu, Oka berlari kedepan Warung Phoenix, sementara korban dan Khaidir berlari kearah pasar mambo.

Para tersangka kemudian mengejar Medi dan Khaidir , namun Medi terkena lemparan batu dan mengakibatkan korban terjatuh. ketika itulah korban  langsung dihujani bacokan dari Cingcong dan Yangsah.

Sedangkan menurut keterangan pelaku Cingcong dihadapan media saat rilis di Mapolres Lubuklinggau, ia merasa dendam dengan korban karena pernah mengusir pelaku saat sedang tidur di pasar. Hingga saat malam kejadian ia sempat bertemu dengan korban dan sempat terjadi cekcok, bahkan korban sempat hendak menikam dirinya.

Setelah kejadian itu pelaku langsung melapor ke kakaknya dan mendatangi korban dengan dua teman kakaknya, hingga terjadilah insiden penusukan terhadap korban.

“Aku dak nyesel sudah membunuh korban karena hal itu sudah terjadi.”ujarnya.

Diketahui korban merupakan petugas Penjaga Malam Pasar Mambo di Jalan Kalimantan Kelurahan Pasar Pemiri Kecamatan Lubuklinggau Barat II.(*)

Comment

News Feed