by

PD Sumsel Tegaskan DPP Tunjuk Amri Bukan Sukri, Ridho: Sanksi Sudah Dipikirkanya Juga

LINGGAUMETROPOLIS.COM–Polemik Partai Demokrat Musi Rawas Utara terkait nama pengisi posisi wakil ketua I DPRD Muratara menjadi perhatian publik khususnya diperpolitikan.

Polemik ini muncul saat penetapan pimpinan sementara DPRD Muratara, dimana terdapat dua nama yang mengklaim sebagai wakil ketua utusan partai yakni Sukri (SK DPC) dan Amri (SK DPP).

Sedangkan Posisi ketua yang diraih Partai Gerindra dan Wakil Ketua II diraih PDI P, tetap dengan nama yang direkomendasi DPP partai masing-masing.

Menyikapi kegaduhan ini, Sekretaris DPD Partai Demokrat, M F Ridho saat di konfirmasi menegaskan bahwa SK DPP Partai Demokrat merekomendasikan Amri sebagai wakil ketua DPRD Muratara bukan Sukri.

“Masalahnya DPC (DPC PD Muratara) membuat Rekom untuk pimpinan sementata dan DPD meneruskan SK definitif dari DPP dan menunjuk Amri untuk pimpinan sementara,”kata Ridho.

Ridho juga mengaku belum mengetahui apa alasan DPC PD Muratara melakukan hal tersebut, dan tentu sudah memikirkan sanksinya jika melakukan itu.

” Coba Kroscek langsung Ke DPC, supaya kita tau apa alasan begitu dan artinya sanksi sudah dipikirkannya juga, saya kira,” ujarnya.

Dijelaskan,Ridho, mekanisme partai mengatur hal hal itu. Untuk masalah di Muratara SK DPP untuk wakil ketua DPRD atas nama Amri
.Sedangkan ,Sukri tidak ada SK Pimpinan DPRD dari DPP.

” Masalah kemarin kan baru menentukan pimpinan sementara kebetulan demokrat dapat posisi wakil I ,”pungkasnya.

Reporter : Fradez Cikyansori

Comment

News Feed