by

Penyidik Tipikor Bidik Pejabat Dinas PU Muratara

MUARA BELITI | LINGGAUMETROPOLIS.COM — Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Musirawas di Muara Beliti Membidik “Indra Ali” selaku Pejabat Pembuat Komitmen atau PPK, pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kabupaten Musirawas Utara (Muratara). Atas dugaan penyimpangan Proyek Pembangunan Irigasi senilai Rp 3 milyar, di Desa Bukit Langkap, Kecamatan Karang Jaya, Selasa (5/8/2019).

Kanit Tipikor Polres Musirawas, IPDA Khoiril, saat dibincaingi diruang kerjanya membenarkan adanya Pemanggilan kepada Indra Ali, selaku PPK Proyek Pembangunan Irigasi di Desa Bukit Langkap. Lanjut dia, Pemanggilan PPK itu untuk dilakukan pemeriksaan guna dimintai keterangan terkait Proyek tersebut.

“Selain diduga kurang volume, Proyek irigasi di Bukit Langkap dibangun tidak ada azas manfaat,” beber Kanit Tipikor

Sementara menurut Penyidik Tipikor Polres Musirawas, sewaktu PPK dilakukan pemeriksaan, PPK membenarkan kegiatan itu dilaksanakan tanpa ada PPTK atau Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan.

Informasi dihimpun, bahwa Keberadaan Pembangunan Irigasi di Desa Bukit Langkap senilai Rp 3 milyar, yang dikerjakan oleh Perusahaan PT. Bumi Putri Silampari, adalah hasil dari pemindahan lokasi bangunan, yang seharusnya dibangun dilokasi Irigas Air Dulu.

Pada tahun 2018, dilokasi Irigasi Desa Bukit Langkap senilai Rp 3 milyar itu, diketahui juga terdapat pekerjaan lain, yaitu. Peningkatan Irigasi D.I Bukit Langkap, dengan dana sekitar Rp 1,5 milyar, yang dimenangkan oleh CV. Titian Bersaudara.

Disampaikan, PPK sebelumnya. Kerusakan pada bangunan proyek irigasi dikarenakan buatan manusia, dan itu sudah biasa.

“Sewaktu pelaksaan Irigasi tanpa PPTK, dan kerusakan itu sudah diperbaiki, maklum itu kan buatan Manusia,” ungkap, Indra Ali. (Toding Sugara)

Comment

News Feed