by

Walikota : Narkoba dan Radikalisme Lebih Kejam Dari Penjajah

LINGGAUMETROPOLIS.COM– Dirgahayu Republik Indonesia ke-74 tahun, kalimat inilah yang menggemah saat ini,mengekspresikan kegembiraan memperingati hari kemerdekaan bangsa Indonesia dari penjajah sejak 17 Agustus 1945 hingga 17 Agustus 2019.

Jika menilik kebelakang sejarah kemerdekaan. tentu para pejuang telah mengorbankan harta bahkan nyawa mereka melawan para penjajah kala itu demi kemerdekaan Indonesia.

Lebih kurang 3,5 abad para pahlawan melawan penjajah bangsa untuk bisa mengibarkan sang merah putih. Merdeka atau Mati, adalah dua kata yang membakar semangat perjuangan.

Kini 74 tahun sudah Indonesia merdeka, tak ada lagi suara tembakan, tak ada lagi suara bom ataupun jeritan kesakitan para pejuang yang tertembak mati oleh penjajah.

Tugas dan tanggungjawab saat ini yakni mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif demi kemajuan bangsa, bukan dengan menggerus nilai-nilai nasionalisme dengan paham-paham radikal yang menyesatkan dan bukan dengan merusak diri dengan narkoba.

” Tugas kita semuanya adalah memerangi narkoba dan radikalisme, karena dua ini lebih kejam dan berbahaya dari penjajah,”tegas Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe.

Walikota menuturkan bahwa Narkoba dan Radikalisme saat ini telah merusak generasi bangsa Indonesia , yang jika dibiarkan dapat membahayakan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

” Bayangkan saja sudah berapa banyak korban Narkoba dari segala usia, ini merusak, untuk itu kita harus memerangi Narkoba dan Radikalisme, dua hal ini yang saat ini harus kita lawan,”pintanya.

Pria yang akrab disapa Nanan ini mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama sama menumbuhkan dan menanamkan nilai nilai perjuangan,pancasila dan nasonalisme dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Reporter : Fradez Cikyansori

Comment

News Feed